wwC

Wednesday, August 10, 2011

King David

DAUD. (Bhs. Ibr.: yang tercinta [?]).
Raja Israel. yang teragung (1004-965 SM).
(1) Pribadinya.
Ia seorang Efrata dari Betlehem. Anak bungsu Isai
(#/TB 1Sam 16:11; 17:12; 1Taw 2:15*). Mengikuti sumber-sumber KS
seperti #/TB 1Sam 16:1-2Sam 5:9*, perkembangan ~D menuju kedudukan raja
adalah sebagai berikut: Saul mengangkat ~Daud menjadi pembawa
senjatanya, setelah terbukti ia pandai memetik kecapi atau karena ia
telah mengalahkan Goliat. Rakyat mencintai ~Daud, sehingga ia
membangkitkan Saul cemburu. ~Daud mengungsi ke padang gurun Yudea. Ia
berhasil mencuri hati suku-suku di situ. Ia kawin dengan Ahinoam,
Abigail dan belakangan dengan Mikhal. Setelah Saul meninggal, ~Daud
menjadi raja atas Yuda di Hebron. Setelah Abner meninggal, ia
menjadi raja untuk seluruh Isr. Kemudian berhasil merebut Yerusalem
yang masih diduduki bangsa Yebusi. Tempat tinggal raja dipindahkan
ke Yerusalem. Di situ ia kawin dengan Batsyeba. Untuk mempertahankan
kedudukannya, ~Daud harus mengalahkan tiap kota Kanaan atau
mengintegrasikannya ke dalam suku-suku Isr. Sebaliknya ~Daud juga
harus mengintregrasikannya ke dalam suku-suku Isr. Sebaliknya ~Daud
juga harus mempersatukan suku-suku yang masih berdiri
sendiri-sendiri (terutama suku-suku Utara dan suku-suku Selatan)
menjadi satu bangsa. Oleh sebab itu ia bersikap lunak sekali
terhadap keluarga Saul (#/TB 2Sam 1:1-16; 3:13-16*), memilih tempat
tinggal di daerah yang tidak dikuasai bangsa Isr., memindahkan tabut
Allah (#/TB 2Sam 6:1-9*), membuat persiapan untuk membangun kenisah
pusat (#/TB 2Sam 7:1-29; 24:18-25*). Tendensi untuk memusatkan
segala-galanya nampak pula pada cacah-jiwa (#/TB 2Sam 24:1-9*),
dalam mengatur susunan kepegawaian (#/TB 2Sam 8:15-18; 20:23-26*)
dan dalam membentuk suatu pasukan yang tangguh (#/TB 1Taw 27:1-15*).
Hampir seluruh daerah Barat sungai Yordan dikalahkan oleh ~Daud. Para
bangsa Edom, Aram, Moab dan Ammon ditaklukkannya. Tetapi
kerajaannya yang begitu gemilang dikeruhkan oleh kejadian-kejadian
dan intrik-intrik pribadi: Tingkahnya terhadap Uria dan Betsyeba
(11), penodaan oleh Ammon terhadap Tamar, puterinya (#/TB 2Sam 13:1-14*).
Pemberontakan dan kematian Absalom (#/TB 2Sam 15:1-37; 18:1-19:9*);
intrik-intrik untuk mewarisi takhta. Raja ~Daud meninggal dalam keadaan
sakit tua, kira-kira dalam usia 70 tahun. Makamnya masih dikenal
pada zaman Nehemia (#/TB 1Taw 3:16) dan pada zaman Kristus (Kis 2:29*).

(2) Pernilaian.
Bangsa Israel. selalu mencita-citakan kerajaan yang satu dan
merdeka seperti yang didirikan oleh Daud. Di kemudian harinya Daud
dijadikan cita-cita dan ukuran dari para raja pengganti. Hubungan Daud
dan raja Mesias menjadi jelas. Raja Mesias adalah Pembebas dan yang
memenuhi harapan nasional bangsa Isr. Ia bukan hanya seorang
keturunan Daud (#/TB 2Sam 7:12-15; Yes 11:1,10* dan lain-lain),
tetapi juga seorang kebaktian kembali dari pada ~Daud (#/TB Yer 30:9*;
#/TB Yeh 34:23-31*). Tradisi Alkitab menganggap ~Daud itu pencipta lagu-lagu
ratap (#/TB 2Sam 1:19-27), satu lagu himne (2Sam 22:1-51*;
#/TB Mazm 18:1-50), wasiat ~D (2Sam 23:1-7*) dan 73 buah Mazm.


No comments:

Post a Comment