wwC

Tuesday, February 1, 2011

alkitab Iblis

Alkitab iblis


Codex gigas atau buku raksasa adalah sebuah manuskrip abad pertengahan dengan ukuran terbesar yang masih ada. Buku ini ditulis pada awal abad ke-13 di biara ordo benediktus di podlazice di Bohemia. Saat ini buku tersebut tersimpan di Swedish Royal Library di Stockholm. Dibutuhkan tenaga dua pustakawan untuk mengangkat buku tersebut. Buku ini sering juga disebut “alkitab iblis” karena adanya sebuah ilustrasi ukuran besar bergambar setan didalamnya.

Kodeks tersebut ditaruh disebuah tempat yang terbuat dari kayu, dilapisi dengan kulit dan dihias dengan logam. Tingginya 92 cm, lebarnya 50 cm dan memiliki tebal 22 cm. Pada mulanya, kodeks itu memiliki 320 lembar naskah. Namun 8 lembar darinya dibuang. Tidak diketahui siapa yang membuang 8 lembar tersebut dan untuk tujuan apa. Ada dugaan 8 lembar yang dibuang kemungkinan berisi aturan-aturan biara ordo benediktus. Berat kodeks tersebut hampir mencapai 75 kg. Lembaran yang digunakan untuk menulis kodeks ini adalah kulit yang berasal dari 160 ekor anak sapi.

Biara tempat kodeks ini dibuat dihancurkan pada abad ke-15. Catatan yang ada pada kodeks menunjukkan bahwa pembuatan kodeks tersebut adalah sekitar tahun 1229 M. Setelah penulisannya, kodeks ini kemudian dipindahkan ke Biara Cistercians Sedlec dan akhirnya dibeli oleh Biara benediktus di Byoevnov. Dari tahun 1477-1593, kodeks ini disimpan di perpustakaan di Broumov sampai akhirnya dibawa ke Praha pada tahun 1594 untuk menjadi bagian dari koleksi Rudolf II. Pada tanggal 24 September 2007, Codex gigas dibawa kembali ke Praha setelah 359 tahun.

Isi dari kodeks ini adalah “a sum of the Benedictine order’s knowledge”, “The War of the jews” tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Seville’s encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Prague’s Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula ajaib dan catatan-catatan lain.

Seluruh isi kodeks ini ditulis dalam bahasa latin. Manuskrip ini juga dihiasi dengan warna-warna seperti merah, biru, kuning, hijau dan emas. Seluruh huruf besar diberi warna yang mencolok. Yang luar biasa adalah keseluruhan isi kodeks ini ditulis dengan relevansi yang luar biasa antar halaman. Yang berarti bahwa buku ini ditulis oleh satu orang dengan pikiran yang berkesinambungan. Hal ini membuat banyak ahli percaya bahwa keseluruhan kodeks ini ditulis dalam waktu yang sangat singkat.

Pada halaman 290, terdapat sebuah gambar Iblis dengan tinggi sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum gambar ini ditulis pada lembaran kulit yang menghitam dan dibuat dengan karakter yang gelap, yang membuatnya berbeda dengan keseluruhan isi kodeks.

Menurut Legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam. Menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Jadi ia menjual jiwanya kepada iblis demi sebuah pertolongan. Iblis kemudian menyelesaikan manuskrip tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam kodeks tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, kodeks ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.

Lucifer

Lucifer adalah nama yang seringkali diberikan kepada Setan dalam keyakinan Kristen karena penafsiran tertentu atas sebuah ayat dalam Kitab Yesaya. Secara lebih khusus, diyakini bahwa inilah nama Setan sebelum ia diusir dari surga.

Dalam bahasa Latin, kata "Lucifer" yang berarti "Pembawa Cahaya" (dari lux, lucis, "cahaya", dan "ferre", "membawa"), adalah sebuah nama untuk "Bintang Fajar" (planet Venus ketika muncul pada dini hari). Versi Vulgata Alkitab dalam bahasa Lain menggunakan kata ini dua kali untuk merujuk kepada Bintang Fajar: sekali dalam 2 Petrus 1:19 untuk menerjemahkan kata bahasa Yunani "Φωσφόρος" (Fosforos), yang mempunyai arti harafiah yang persis sama dengan "Pembawa Cahaya" yang dimiliki "Lucifer" dalam bahasa Lain; dan sekali dalam Yesaya 14:12 untuk menerjemahkan "הילל" (Hêlēl), yang juga berarti "Bintang Fajar". Dalam ayat yang belakangan nama "Bintang Fajar" diberikan kepada raja Babilonia yang tirani, yang dikatakan oleh nabi akan jatuh. Ayat ini belakangan diberikan kepada raja iblis, dan dengan demikian nama "Lucifer" kemudian digunakan untuk Setan, dan dipopulerkan dalam karya-karya seperti "Inferno" oleh Dante dan Paradise Lost oleh Milton, tetapi bagi para pengguna bahasa Inggris, pengaruhnya yang terbesar disebabkan karena nama ini digunakan dalam Alkitab Versi Raja James, sementara versi-versi bahasa Inggris lainnya menerjemahkannya dengan "Bintang Fajar" atau "Bintang Siang".

Sebuah nas serupa dalam Kitab Yehezkiel 28:11-19 mengenai raja Tirus juga diberikan kepada Setan, sehingga menambahkan gambaran lain kepada gambaran Setan dan kejatuhannya yang tradisional.

beberapa ilustrasi Lucifer:


Story of Tabernackle

Taukah anda, Replika benda yang paling ditakuti pada masa Perjanjian Lama adalah Sebuah Tabut Perjanjian. Setidaknya begitulah gambarannya. keberadaanya dulu begitu kuat dan sangat berpengaruh terhadap bangsa Israel semenjak peristiwa exodus keluar dari Tanah Mesir. Namun, benda itu kini telah hilang ditelan masa, lenyap dari sejarah, dan tak ada yang tahu dimana letaknya sekarang. Postinganku kali ini akan mencoba mengisahkan sejarah dari benda tersebut.


Dimulai dari Yerusalem, Kota yang mungkin terlalu suci bagi banyak orang. Di tengahnya terletak sebuah bukit bernama Gunung Moria, yang kini menjadi situs Dome of the Rock / Qubbah As-Sakhrah yang luar biasa. Selain Dome of the Rock, dikompleks tersebut (Al-Haram ash-Sharif) terdapat Masjidil Aqsha. Dari sini, Muhammad s.a.w dinaikan ke langit (Sidratul Muntaha) dalam peristiwa Mi'raj. Jauh Sebelum itu, Yesus/Isa a.s menyembuhkan orang buta dan sakit di sini, sehingga kaum Kristiani juga menyebutnya tanah suci. 1000 tahun sebelumnya, King Salomo/Sulaiman a.s membangun bait aslinya di gunung ini untuk menyimpan benda misterius yang disebut the Ark of the Covenant / Tabut perjanjian.

http://www.aeragon.com/00/zzz-01/Kohath-02.jpg

Di masa itu, tempat ini adalah pusat dari agama Yahudi. Bagaimana tabut itu sampai disini dan bagaimana bisa lenyap dari sini? itulah teka-teki yang mengundang obsesi. Apa yang terjadi pada benda terpenting di perjanjian lama ini sehingga bisa lenyap begitu saja?

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:LHzb9qiPZ1A5VM

Kisah Tabut itu berawal lebih dari 3000 tahun yang lalu. Seseorang memimpin 2 juta orang ke Gurun Sinai. Ia butuh campur tangan Ilahi dalam skala yang luar biasa dan ia akan mendapatkannya. Orang itu adalah Moses/Musa a.s yang memimpin kaumnya keluar dari perbudakan di Mesir. Tiga bulan mengembara setelah mukjizat terbelahnya laut merah, Ia membawa orang Israel ke Gunung Sinai. Tuhan akan melimpahkan hadiah yang belum pernah ada bagi umat manusia. Dari ratusan hukum yang ada di dalam Perjanjian Lama semuanya seolah diturunkan dari suatu tempat. Tapi tidak dengan 10 hukum besar yang dibawa Musa turun dari Gunung Sinai ini. Ada sepuluh perintah Allah yang diturunkan kepada Musa di Gunung Sinai, dan perintah-perintah itu tertulis pada dua loh batu. Musa juga membuat tempat/wadah yang digunakan untuk menyimpan sepuluh perintah Allah yang disampaikan kepadanya di Gunung Sinai ,yaitu apa yang kita sebut sebagai Tabut Perjanjian. Tabut itu dibuat sangat spesifik, berwujud peti kayu dengan panjang 1,2 meter, lebar 61 cm, dan tinggi 61 cm. Terbuat dari kayu keras yang disebut akasia, bagian luar dan dalamnya disepuh dengan emas murni. Di sudut-sudut tabut harus ada 4 cincin emas, dimana kayu pengusung yang juga disepuh dengan emas dapat dimasukkan untuk membawa Tabut tersebut. Tutupnya yang juga disebut sebagai "tumpuan kaki tuhan" harus juga terbuat dari emas murni, dimana Patung Mailakat bersayap emas (kerubim) juga diletakkan di ujung-ujung atasnya dan saling berhadapan.

http://gptkk.org/images/tabut.jpg

Tabut itu berfungsi sebagai sambungan langsung bagi Musa pada Tuhan. Akan muncul awan cerah diatas tutup emas di antara kerubim itu saat Tuhan ingin menyampaikan sesuatu pada hamba-Nya. Tuhan memerintahkan hanya pendeta dari suku Lewi yang bisa membawanya. Berat tabut itu mungkin beberapa ratus pon, tapi menurut legenda ia bisa terangkat sendiri walaupun tidak ada seorangpun yang mengangkatnya.

Tidak ada seorangpun, bahkan pendeta Lewi yang boleh menatapnya. Jadi, mereka selalu menutupinya dengan kain biru dan kulit binatang. Sejak awal, tabut itu sudah menampakkan sisi berbahaya. Beberapa hari kemudian, dua keponakan Musa mencoba memberikan persembahan kepada Tabut itu dan keduanya langsung mati terbakar. Menurut legenda, kerubim itu memercik tanpa henti, menghanguskan orang dan benda yang menyentuhnya. Tabut itu mendampingi Kaum Israel 40 tahun lama-nya selama mereka mengembara dan berperang. Bersama tabut itu, orang Israel mampu menaklukkan tanah yang dijanjikan. Benda ini mengandung kekuatan dan kepentingan yang tak terbayangkan. Menurut cerita dalam Alkitab Yahudi, tabut itu dibawa di depan pasukan dalam setiap pertempuran, tiap pertempuran selama penaklukkan orang Israel akan tanah Kanaan. Ia terus menerus dibawa dalam perang agar musuh dapat terkalahkan dan Tabut itu akan selalu berada di garis depan. Ada catatan luar biasa bahwa tabut itu terangkat dari tanah dan terbang menuju kearah musuh sambil mengeluarkan suara-suara erangan.

Satu orang malang bernama Uza, hanya berniat menstabilkan Tabut tersebut saat tampak goyah sewaktu diangkat oleh para pendeta Lewi, dan ia langsung mati terbakar. sesudahnya, Musa memerintahkan agar dibuatkan kemah/tenda untuk meletakkan Tabut itu. Bukan untuk melindunginya dari orang, tapi justru sebaliknya.
Kemenangan militer pertama dan paling terkenal dari tabut itu yaitu runtuhnya tembok kota Yerikho/Jericho. Pendeta Lewi yang bertugas membawa Tabut, mengangkutnya mengitari kota bertembok itu sekali sehari selama 6 hari. Di hari ke-7, mereka berkeliling 7 kali dan menyuruh meniup sengkala. Seketika itu juga tembok kota itu pun runtuh.

300 tahun kemudian, Tabut itu meninggalkan orang Israel dan dampaknya sangat buruk bagi mereka. Saat pendeta tinggi mengabaikan kewajiban kurban mereka , Tabut itu tak melindungi mereka dalam perang melawan orang Filistin. 30 ribu orang tewas dan orang Filistin mengambil tabut itu. Namun, tujuh bulan kemudian orang Filistin mengembalikannya. Wabah borok dan tikus merebak akibat Tabut itu.
Akhirnya, di bawah King David ( Daud a.s ), orang Israel bisa mengalahkan orang Filistin, lalu memenangkan pertahanan terakhir dari pihak lawan. Kemudian, Kota Yerusalem yang dijadikan ibukota. Tuhan menyuruh Daud mendirikan Bait Suci untuk menempatkan tabut tersebut, tapi puteranya Salomo/Sulaiman a.s yang mebangunnya. Karena kasus itu, Gunung Moria menjadi "titik tertinggi" di dalam kota tersebut.

Visi Salomo untuk Bait itu tak seperti yang pernah dilihat orang. Hanya kayu cedar dan batu terbaik yang dipakai untuk membuatnya, dan titik tertingginya menjulang hingga 20 lantai. Salomo berhutang besar untuk membangunnya, karenanya ia harus memberikan 20 desa terdepan untuk kerajaan tetangga. Setelah memeriksa masih berisi dua buah batu sepuluh perintah Allah yang tersimpan didalam Tabut, Salomo lalu menempatkannya di tengah-tengah Bait Suci Mahakudus. Hanya pendeta tinggi saja yang bisa mendekati dan memasuki ruang penyimpanan tersebut, itupun mereka harus masuk dengan menggunakan pakaian khusus sambil membakar dupa.

Lalu, bagaimana benda penting yang berisi kehadiran Allah bisa lenyap begitu saja? Sekarang, di manakah tabut itu berada? itulah teka-teki terbesarnya .
Banyak orang masih mencari tabut tersebut hingga saat ini, dan itu dimulai dari Bait Suci yang dibangun Salomo sebagai tempat untuk menyimpan Tabut. Tapi kini, tak ada satupun artifak atau batu yang menunjukkan di mana tepatnya tabut itu berdiri di Bukit Bait Suci Yerusalem. Tembok ratapan yang terkenal, mungkin sekarang merupakan situs suci Yahudi yang berharga. Tembok ini adalah merupakan sisa-sisa Bait Suci kedua yang dibangun berabad-abad setelah tabut itu lenyap. Sebagian penyembah di sini menunggu saatnya penghuni Bukit Bait Suci Dome of the Rock milik Islam hancur. Dan Bait Suci Yahudi ke-3 akan didirikan di tempat tersebut. Inilah salah satu faktor yang menimbulkan perselisihan hebat tanpa henti antara Israel dan Palestina hingga sekarang.

Menurut Perjanijian Lama, Tabut itu ditempatkan disana sekitar 955 SM. Tapi, sekitar tahun 620 SM rujukan tentang artifak terpenting dalam agama Yahudi ini berhenti. Lenyap begitu saja dari sejarah. Hanya satu hal saja yang jelas, krisis sebesar bencara internal maupun eksternal yang bisa mengeluarkan Tabut itu dari Bait Suci. Krisis pertama yang sesuai dengan hal ini adalah serangan Fir'aun Mesir bernama Shishak, beberapa puluh tahun setelah Bait itu dibangun. Sekenario Shishak inilah yang mengilhami petualangan Indiana Jones di Mesir dalam film Indiana Jones : Raiders of the Lost Ark.

Sumber-sumber Mesir menegaskan bahwa Fir'aun bernama Sheshonq yang menyerang Israel sekitar tahun 1000 SM, dan membawa banyak harta ke Tanis. Tentu saja pahlawan kita, Indiana Jones menemukan tabut itu di sana sambil dikejar-kejar oleh tentara NAZI. Tapi sayang bagi para penggemar Stephen Spielberg, agaknya jelas Sheshonq tak pernah menguasai kota Yerusalem. Karena Ia hanya cukup puas dikirimi setumpuk harta dan upeti agar tidak menyerang Yerusalem. Apakah yang disebut sebagai harta dan upeti itu adalah tabut perjanjian? berapa besar kemungkinannya?

Jawabannya sederhana saja, yaitu tidak. Mustahil mereka sukarela menyerahkan benda tersucinya. Lebih jauh lagi, rujukan bahwa tabut itu masih berada di Bait Suci waktu Paskah Yahudi di masa pemerintahan Hosea sekitar tahun 620 SM. Tapi 30 tahun kemudian, tahun 587 SM, muncul krisis yang menurut banyak cendekiawan menjelaskan hilangnya tabut tersebut. Kota dan Bait Sucinya diduduki dan dijarah orang Babilonia dipimpin oleh raja terkenal Nebukadnezar. Nampaknya tabut itu dibawa oleh para tentara Babilonia. Tapi tunggu dulu, orang Babilonia adalah birokrat dan pencatat yang sangat ahli dan mereka mencatat terperinci segala hal yang diambil dari Bait Suci. Satu benda yang jelas tak tercatat yaitu Tabut Perjanjian, benda utama di Bait Suci. Orang Babilonia tak mencatatkannya diantara barang-barang jarahan karena benda itu sudah tidak ada disana. Jadi, dimanakah tabut itu?

Mungkin tak ada seorangpun yang mengetahui dimana saat ini benda itu berada. Namun, ada harapan kritis bagi semua yang percaya bahwa Tabut itu masih ada di dunia dan belum hancur. Mungkin ada seseorang yang cukup cerdik menyelundupakan tabut itu keluar dari Bait sebelum bahaya menjadi krisis.

Tabut Perjanjian dan pengorbanan YESUS

Tabut Perjanjian Dan Pengorbanan Yesus

[SIZE="6"]
Penjelasan tentang Tabut Perjanjian
[/SIZE]
Revelations of the Ark of the Covenant


Terakhir kali Tabut Perjanjian terlihat kira-kira tahun 597BC - 587BC Sebelum babilon merebut dan menghancurkan Yerusalem (2 Raja2 25:3-5) juga kuil salomo.

2 Raja-raja 25:3-5

25:3Pada tanggal sembilan bulan yang keempat, ketika kelaparan sudah merajalela di kota itu dan tidak ada lagi makanan pada rakyat negeri itu,
25:4maka dibelah oranglah tembok kota itu dan semua tentara melarikan diri malam-malam melalui pintu gerbang antara kedua tembok yang ada di dekat taman raja, sekalipun orang Kasdim mengepung kota itu sekeliling. Mereka lari menuju ke Araba-Yordan.
25:5Tetapi tentara Kasdim mengejar raja dari belakang dan mencapai dia di dataran Yerikho; segala tentaranya telah berserak-serak meninggalkan dia.

Berkatalah ia kepada orang-orang Lewi yang adalah pengajar seluruh Israel dan orang-orang kudus TUHAN: "Tempatkanlah tabut kudus itu di dalam rumah yang telah didirikan Salomo bin Daud, raja Israel. Tidak usah lagi kamu mengusungnya. Sekarang layanilah TUHAN, Allahmu, dan Israel, umat-Nya!( 2 Tawarikh 35:3)


Tabut perjanjian disimpan dalam kuil salomo kira tahun 621BC, yaitu 35 tahun sebelum Babilon menyerang Yerusalem.
Apa yang diambil babilon dari kuil salomo? Injil mengatakan yang diambil terdapat dalam (2 raja-raja 25:13-15, Yer 52:17-19) yaitu tiang-tiang tembaga, kereta penopang dan laut tembaga, kuali-kuali, penyodok-penyodok, Pisau-pisau, cawan-cawan dan bokor atau tempayang diangkut ke babel. Semua tembaga, perak dan Emas diangkut semuanya. Tetapi disini tidak menjelaskan dimana keberadaan Tabut Perjanjian sampai hari ini, dan tidak pernah ditemukan adalah mungkin.

2 Raja-raja 25:13-15
25:13Juga tiang-tiang tembaga yang ada di rumah TUHAN dan kereta penopang dan "laut" tembaga yang ada di rumah TUHAN dipecahkan oleh orang Kasdim dan tembaganya diangkut mereka ke Babel.
25:14Kuali-kuali, penyodok-penyodok, pisau-pisau dan cawan-cawan dan segala perkakas tembaga yang dipakai untuk menyelenggarakan kebaktian, diambil mereka,
25:15juga perbaraan-perbaraan dan bokor-bokor penyiraman, baik segala yang dari emas maupun segala yang dari perak, diambil oleh kepala pasukan pengawal itu.

Yeremia 52:17-19
52:17Juga tiang-tiang tembaga yang ada di rumah TUHAN dan kereta penopang dan laut tembaga yang ada di rumah TUHAN dipecahkan oleh orang Kasdim dan seluruh tembaganya diangkut mereka ke Babel.
52:18Kuali-kuali, penyodok-penyodok, pisau-pisau, bokor-bokor penyiraman dan cawan-cawan dan segala perkakas tembaga yang dipakai untuk menyelenggarakan kebaktian diambil mereka,
52:19juga pasu-pasu, perbaraan-perbaraan, bokor-bokor penyiraman, kuali-kuali, kandil-kandil, cawan-cawan dan piala-piala, baik segala yang dari emas maupun segala yang dari perak, diambil oleh kepala pasukan pengawal itu.

Kesalahan dalam mendekskripsikan Desaign dari kuil salomo, ditunjukan pada dua pilar yaitu Yakhin dan Boaz.


Kemudian tiang-tiang itu didirikannya dekat balai ruang besar. Ketika ia mendirikan tiang kanan, ia menamainya Yakhin; ketika ia mendirikan tiang kiri, ia menamainya Boas.( 1 Raja-raja 7:21)

Sebelum raja Nebukadnezzar menyerang Yerusalem, kita tahu bahwa tinggi pilar adalah 18 cubits, dan jarak kuningan (ganja) dari ujung tiap-tiap pilar adalah 5 cubits

Ia membentuk dua tiang tembaga, tinggi tiang yang satu delapan belas hasta dan dapat dililit oleh tali yang dua belas hasta panjangnya; tiang yang kedua demikian juga.Dibuatnya juga dua ganja untuk ditaruh di kepala tiang-tiang itu, dari tembaga tuangan, tinggi ganja yang satu lima hasta dan tinggi ganja yang kedua lima hasta. ( 1 Raja-raja 7:15-16)

Mengapa ini penting? Karena ada yang berubah setekah Babylon meyerang Yerusalem.

Delapan belas hasta tingginya tiang yang satu, dan di atasnya ada ganja dari tembaga; tinggi ganja itu tiga hasta dan jala-jala dan buah-buah delima ada di atas ganja itu sekeliling, semuanya itu tembaga. Dan seperti itu juga tiang yang kedua, disertai jala-jala. (2 Raja-raja 25:17)

Apakah perubahan ini berpengaruh ? mengapa setelah penyerangan babilonia ini sehingga terjadi perubahan 41,25” atau 2 cubits dari tinggi pilar? Untuk siapapun yang percaya bahwa perkataan Tuhan tidak akan pernah salah atau tidak terhadi, maka harus ada penjelasan. Dan itu adalah :
Menurut penjelasan bahwa kuningan pada ujung kedua pilar terbuat atau berbentuk padat, semua kuningan (Yer 52:22) dan pilar-pilar tersebut berbentuk silinder kosong (Yer 52:21). Rahasia terbesar adalah berat pilar ketika bergerak kebawah sehingga terjadi perubahan 41,25” atau 2 cubits tadi. Dengan mendorong Piston kedalam pilar (karena Pilarnya kosongberbentuk silinder) yang kosong tersebut, sehingga akan menggerakan tempat Tabut perjanjian yang tersembunyi dibawah kantai dari kuil salomo,ini seperti system kerja elevator. Ini yang menggerakan tabut dari tempatnya dibawah lantai sehingga bergerak keatas.

Gambar 1

Benda padat yang berwarna merah pada gambar diatas yang dimasukkan kedalam pilar, didorong kebawah dengan menggunakan kuningan padat (5 cubits) pada ujung Pilar.
This pressed down on a beam which rested on a rock or some object functioning as the fulcrum of the lever.
So the beam wouldn’t rise uncontrollably, a second piston filled with sand placed as a wedge between the long beam and the foundation of the temple. This piston is pictured directly underneath the golden Ark in image 1. As the weight of the brass capitol pushed down, causing the opposite end of the beam to rise, it pushed up on this first piston slowly forcing the sand out the small opening at the top on the right on side as pictured. As the piston was driven up forcing the sand out, this slowed down the lever system making it safe to operate without destroying itself.
In Image 2 the movement is shown by the arrows. Again, the weight of the capitol is driven downward, rising the beam on the opposite end. As the first piston under the Ark is driven upward, it forces the sand out of the shaft to the right, slowly rising the elevator, and with it, the secret elevator room on the far left. The four small arrows pointing down just to the left of the Ark, show the four keystones that when unlocked, trigger the elevator system. It would take four men, each standing on one of the keystones, to unlock the stones and activate the elevator.

Gambar 2


Gambar 3


Gambar 4

At this stage, the Ark of the Covenant is placed inside the elevator, as was the table of showbread, and the golden lampstand. The brass capitol on top of the pillar outside the temple is obviously not going to go back up. The purpose of this third piston on the far left in Image 3, directly under the elevator room, is to lower the room beneath the foundation of the temple, so the Ark and the other articles of furniture could be carried away in the underground passage. This third piston was activated by opening a valve by which the sand could escape. The weight of the elevator room forced downward on the piston, and the pressure caused the sand to escape out the valve, lowering the elevator as pictured in Image 4.
Notice in image four that the shaft in each piston has been driven up into the column where the sand used to be.
When the elevator room descended back down. The ceiling of the elevator room, which also served as a false floor in the temple, locked back into place via the four keystones. And the Ark was carried away into the underground passageway without any sign of its disappearance.
When the Chaldees from Babylon destroyed the brass pillars outside the temple, they found that the brass capitols on top of the pillars were not three cubits in height as mentioned in 2 Kings 25:17, but they were five cubits.

Ketika pasukan babilon menghancurkan pilar diluar kuil salomo, mereka menemukan bahwa ujung pikar bukan 3 cubits seperti tercatat dalam 2 Raja-raja 25:17

Delapan belas hasta tingginya tiang yang satu, dan di atasnya ada ganja dari tembaga; tinggi ganja itu tiga hasta dan jala-jala dan buah-buah delima ada di atas ganja itu sekeliling, semuanya itu tembaga. Dan seperti itu juga tiang yang kedua, disertai jala-jala. (2 Raja-raja 25:17)

tetapi 5 cubits tingginya seperti yang dimaksudkan dalam Yeremia 52:22

Di atasnya ada ganja dari tembaga; tinggi ganja yang satu itu lima hasta, dan jala-jala dan buah-buah delima ada di atas ganja itu sekeliling, semuanya dari tembaga. Dan tiang yang kedua seperti itu juga. Mengenai buah delima, ( Yer 52:22)

Dari kedua ayat ini, injil memberikan kepada kita informasi ini:
Yaitu tentang panjang kuningan pada ujung pilar
  1. Sebelum penyerang Babilonia : Panjang Kuningan (Ganja) = 5 cubits
  2. Setelah penyerangan Babilonia : Panjang kuningan (ganja) = 3 Cubits
  3. Setelah pilar dihancurkan : panjang kuningan (ganja) = 5 Cubits

Dari penjelasan ini menunjukan bahwa panjang atau tinggi kuningan pada ujung atas pilar salomo tidak pernah berubah. Tetapi ketika system elevator diaktifkan maka ukuran pilar berkurang menjadi 3 cubits dari ukuran 5 cubits sebelum diaktifkan. Sehingga Tabut bias terangkat dari dasar kepermukaan, inilah penjelasan tentang Mistery tersebut.


Dengan system terowongan, Tabut dibawah dari lokasi kuil salomo keluar tembok dari kota Yerusalem ketempat penyaliban Yesus yakni 500 tahun sebelum kematian Yesus

Dalam perjanjian Lama (PL) upacara pengorbanan menggunakan darah lembu, lembu muda, banteng atau binatang lain yang dikususkan. Darah dari hewan korban, selalu mempunyai nilai atau kuasa yang besar dalam tatacara upacara pengorbanan dalam PL, dimana tabut perjanjian berada. Dengan memercikkan darah dari hewan korban untuk mendapat pengampunan dari ALLAH.

Lalu ia harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan memercikkannya dengan jarinya ke atas tutup pendamaian di bagian muka, dan ke depan tutup pendamaian itu ia harus memercikkan sedikit dari darah itu dengan jarinya tujuh kali (Imamat 16:14)

Dan Tabut Perjanjian tetap tinggal ditempat tersebut lebih dari 500 tahun, sampai Mujizat digenapi. Yesus orang Nazareth dibawah keluar tembok kota Yerusalem dan menjadi korban pengampunan bagi dosa manusia.
Setekah kematian Yesus, prajurit roma menikam Yesus, dan darah dari Kristus dan air bercampur mengalir keluar mengikuti cekah batu.

Tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.( Yohanes 19:34)


And at this time also, there was an earthquake that rent the rocks of the earth.
Pada waktu itu, terjadi Gempa Bumi yang menyebabkan bukit batu terbelah

Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,( Matius 27:5127:51)


Sehingga darah dan air dari tubuh Kristus tercatat sebagai korban buat dosa dan janji bagi kehidupan kekal, tercurah keluar lewat kristus, dan turun melewati celah batu yang terbelah ke bumi dibawah permukaan, ke tabut perjanjian, ”on the west side, at the right hand of God.”

Artist’s Rendering of Ron Wyatt’s description of the Ark depicting the blood on the Mercy Seat.

Inilah Dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan Rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh adalah kebenaran. Sebab ada tiga yang memberi kesaksian (di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. Dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi): Roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu.( 1 Yohanes 5:6-8)

Blood on the right hand on God symbolizes His acceptance, while the left hand of God symbolizes rejection. (Heb 10:4)

Ibrani 10:1-6
“Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu sendiri. Karena itu dengan korban yang sama, yang setiap tahun terus-menerus dipersembahkan, hukum Taurat tidak mungkin menyempurnakan mereka yang datang mengambil bagian di dalamnya. Sebab jika hal itu mungkin, pasti orang tidak mempersembahkan korban lagi, sebab mereka yang melakukan ibadah itu tidak sadar lagi akan dosa setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi justru oleh korban-korban itu setiap tahun orang diperingatkan akan adanya dosa. Sebab tidak mungkin darah lembu jantan atau darah domba jantan menghapuskan dosa. Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki--tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku--.Kepada korban bakaran dan korban penghapus dosa Engkau tidak berkenan.”

dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.( Mat 25:33)

Tabut Perjanjian

Tabut perjanjian begitu erat hubungannya dengan pembangunan kembali bait suci bangsa Israel yg ke-3, masalahnya apakah tabut suci itu masih ada? Jika tidak ada, tentunya tidak mungkin ada pembangunann bait suci ke-3 Bangsa Israel pemuja YHWH. Ok berarti kita sepakat dulu kalau tabut perjanjian itu masih ada sampai hari ini. Masalahnya adalah ADA DIMANA ??

Tabut perjanjian sekarang SUDAH berada di negara Israel, pada tahun 1991 secara mengejutkan pemerintah Israel mencairkan dana sekitar 100 juta US$ untuk mengangkut sekitar 10.000 orang Yahudi Ethiopia atau biasa disebut black jews. Kenapa saya sebut-sebut Yahudi Ethiopia, ada apa dengan Ethiopia. Apakah tabut perjanjian YHWH ada disana ? bagaimana bisa ? bukankah pada Bait suci salomo sudah dihancurkan dan bangsa Israel di buang ke Babel. Dan banyak penelitian kalau sudah tidak ada lagi yang bisa ditemukan dari reruntuhan bait suci tersebut.

Nah ini dia kepingan puzzle yang perlu kita lihat dan selaraskan.
-Keturunan Ham
-Ratu Syeba
-Raja Salomo
-Raja Menelik I

Ham, adalah keturunan Nuh. Sem adalah si sulung, kemudian Yafet dan kemudian Ham sebagai si bungsu. Sem adalah Bapak dari mayoritas orang-orang kulit kuning (asia). Yafet kulit putih(eropa) dan Ham kulit hitam (afrika). Negara Afrika adalah negara budak pada masa imperialisme dan kolonialisme. Bisa jadi ini karena kutuk Nuh kepada Ham, karena Ham melihat Nuh telanjang dan mulutnya langsung"ember".(baca kejadian 9)

Syeba, adalah suatu negri. Dikatakan dalam kitab I Raja-Raja kalau Salomo didatangi oleh Ratu negri Syeba. Bangsa Syeba ini adalah keturunan langsung dari Raema yang merupakan keturunan dari Ham (baca kejadian 10). Salomo memiliki 700 istri dan 300 gundik, pernahkah anda tahu nama salah satu istrinya?? tidak. Hanya Ratu Syeba yang pernah secara jelas dinyatakan sebagai istri dari seorang Raja Salomo.

Menelik I, siapakah Menelik ? Menelik adalah Pangeran negri Syeba pengganti dari Ratu Syeba. Menelik adalah buah hati Ratu Syeba dan Raja Salomo. Pengikut dan keutrunan dari Menelik inilah yang disebut sebagai orang Etiopia Yahudi. Orang Yahudi hitam keling pemuja YHWH. Menelik tumbuh besar dengan didikan ala Salomo, sebelum Salomo jatuh dalam penyembahan berhala. Karena Ratu Syeba meninggal, maka Menelik menjadi pewaris tahta dari Ratu Syeba.

Berdasarkan kitab sejarah resmi dari negara Etiopia yang lebih dikenal dengan nama "Glory of Kings" (Kebra-Nagast) disitu tercantum apa yg telah terjadi dengan tabut perjanjian tersebut. Ketika Ratu dari Syeba meninggal dunia Pangeran Menelik I pada saat itu sudah berusia 19 th. Ia berhasrat meninggalkan Yerusalem untuk kembali kenegara Ibunya untuk diangkat menjadi raja disana.

Sebelum ia berangkat, Raja Salomo telah memerintahkan para tukangnya untuk membuatkan duplikat dari Tabut Suci yang akan dihadiahkan kepada Pangeran Menelik I, sebab ia adalah putera dari istri kesayangannya - Ratu dari Syeba. Maklumlah Pangeran Menelik I telah dididik oleh Raja Salomo untuk percaya dan taat kepada Tuhan Allah.

Holy Tabernacle

Pada saat pesta perpisahan Pangeran Menelik I membunuh para imam penjaga Tabut Suci dengan minuman anggur yang sudah dicampur dengan racun. Dan ia membawa Tabut Suci yang asli ke Aksum (Etiopia) beserta para imam yang benar-benar taat kepada Tuhan Allah, karena ia melihat para istri dari Raja Salomo semuanya sudah tidak percaya kepada Tuhan Allah lagi, mereka semuanya sudah menjadi murtad dan berdosa terhadap Tuhan Allah, oleh sebab itulah Tabut Suci nya dicuri dan dibawa oleh dia kenegaranya. Sedangkan copy dari Tabut Suci yang seyogianya untuk dia, ditinggal olehnya di dalam bait suci.

Para imam di dalam bait suci tidak bisa membedakan antara yang asli dan dan copy-annya. Pangeran Menelik I berangkat membawa Tabut Suci tersebut dengan catatan akan dikembalikan kembali ke Yerusalem pada saat bangsa Yahudi sudah tidak murtad lagi terhadap Tuhan Allah, ternyata sampai dengan 3000 tahun kemudian hal ini belum terjadi.

Para Imam Israel dan Pangeran Menelik I menamakan dirinya sebagai "Betha Israel" dan sekarang mereka lebih dikenal sebagai suku Falasha. Keturunan dari Pangeran Menelik I memerintah negara Etiophia sehingga wafatnya Kaiser Heila Selassie di th 1975.

Mungkin anda tidak percaya bahwa sudah dari dahulu banyak sekali penganut agama Yahudi di negara Etiopia, bahkan ini tercantum di Alkitab Perjanjian Baru (Kis 8: 27) Pada waktu itu ada seorang pegawai istana Etiopia yang sedang dalam perjalanan pulang ke negerinya. Orang itu seorang pegawai tinggi yang bertanggung jawab atas semua kekayaan Kandake, ratu negeri Etiopia. Orang itu telah pergi ke Yerusalem untuk berbakti kepada Allah dan sekarang sedang kembali dengan keretanya. Sementara duduk di dalam kendaraannya itu ia membaca Buku Nabi Yesaya.

Bangsa Israel sebenarnya sudah mengetahui hal ini bahkan pernah di muat di majalah B'nai B'rith Messenger, bahkan Anda bisa membaca di Encyclopedia Britannica satu artikel: It (Aksum-Aduwa) contains the ancient church where according to tradition, the Tabot, or Ark of the Convenant brought from Jerusalem by the son of Salomon and the Queen of Sheba, was deposited and is still supposed to rest.

Bahkan sudah tercantum di dalam Alkitab bahwa pada suatu saat Tabut Allah akan dibawa kembali dari negara Etiopia ke Yerusalem (Yesaya 18,1,7)

Sebelum diangkut ke Yerusalem tahun, ternyata tabut suci tersebut ada di Aksum - kota bagian utara dari Etiopia. Tabut tersebut sudah disimpan disana sejak sekitar 3.000 th yang lampau, sejak kerajaan Salomo. Disimpan di dalam satu tempat rahasia, di dalam gua dibawah tanah dari gereja "Zion of Mary". Gua tersebut dijaga dengan ketat oleh para imam dari keturunan raja Israel.

Gereja St Mary Zion-AXUM

Tabut tersebut di simpan di dalam ruangan yang di kelilingi oleh tujuh tembok. Hanya ruangan dari tembok pertama sampai dengan ke empat bisa digunakan untuk berdoa oleh para imam disana. Dan untuk ruangan ke lima maupun ke enam hanya boleh dimasuki oleh para tetua imam saja. Sedangkan yg boleh masuk keruangan paling dalam atau ruangan ketujuh dimana tabut tersebut disimpan, hanya seorang imam pilihan saja, yakni yang menjadi penjaga dari tabut suci tersebut.

Imam penjaga tabut, tidak diperkenankan keluar dari gua tersebut, bahkan ia hanya diperbolehkan keluar sampai dengan keruangan ke enam saja, untuk mengambil makanan/minuman yg dibawakan oleh imam tetua lainnya. Ia harus tinggal diruangan tersebut selama hidupnya, bahkan ia harus puasa dan berdoa selama 225 hari dalam setahun. Apabila ia mati maka ia akan digantikan oleh imam pilihan lainnya.

Eli Eli Lama Sabakhtani

ÊLI ÊLI LAMA SABAKHTHANI

* Matius 27:46,
LAI TB, Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?"
KJV, And about the ninth hour Jesus cried with a loud voice, saying, Eli, Eli, lama sabachthani? that is to say, My God, my God, why hast thou forsaken me?
TR, περι δε την εννατην ωραν ανεβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ηλι ηλι λαμα σαβαχθανι τουτ εστιν θεε μου θεε μου ινατι με εγκατελιπες
Translit, peri de tên hennatên hôran aneboêsen ho iêsous phônê megalê legôn êli êli lama sabakhthani tout estin thee mou thee mou hinati me egkatelipes


Yesus mengutip ayat dalam kitab Mazmur :

* Mazmur 22:2
LAI TB, Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
22:1 KJV, My God, my God, why hast thou forsaken me? why art thou so far from helping me, and from the words of my roaring?
Biblia Hebraic Stuttgartensia (BHS), Hebrew with vowels,
אֵלִי אֵלִי לָמָה עֲזַבְתָּנִי רָחֹוק מִישׁוּעָתִי דִּבְרֵי שַׁאֲגָתִי׃
Translit, 'ÊLÎ'ÊLÎ LÂMÂH 'AZAVTÂNÎ RÂKHÔQ MÎSYÛ'ÂTÎ DIVRÊY SYA'AGÂTÎ
LXX, ο θεος ο θεος μου προσχες μοι ινα τι εγκατελιπες με μακραν απο της σωτηριας μου οι λογοι των παραπτωματων μου
Translit, ho theos ho theous mou proskhes moi hina egkatelines me makran apo tês sôtêrias mou hoi logoi tôn parantômatôn mou


Yesus Kristus tidak pernah memanggil Bapa dengan panggilan "Allah". Ia mengalami penderitaan dan kesakitan serta mengutip Mazmur di atas seperti yang diungkapkan oleh pemazmur. Mazmur 22:2 di atas sering diucapkan sebagai doa oleh kalangan Yahudi tatkala mereka mengalami penderitaan. Orang Indo juga, saat mengalami kedukaan pun sering menyanyikan lagu-lagu sedih...

“'Eli, Eli, lama sabakhtani?'” itu menyerukan kepahitan yang dialami Kristus karena Ia harus terpisah dari Allah Bapa karena Ia harus menanggung dosa manusia.
Hukuman dosa adalah keterpisahan.
Kalau Yesus menanggung hukuman dosa, maka Dia harus mengalami keterpisahan (dan kematian). Keterpisahan itulah yang menyakitkan hatiNya.

Ini adalah perkataan keempat dalam 7 perkataan salib dan ini adalah kategori “ucapan penderitaan rohani”.

Kita tahu bahwa ketika Yesus disalibkan, Dia mengalami banyak siksaan. Dia diludahi dan diolok-olok. Mereka mengenakan duri tajam di kepala-Nya, mencabik-cabik punggung-Nya dengan cambuk berpaku, dipaku ke salib, dan ditusuk dengan tombak. Dia bahkan ditinggalkan murid-murid-Nya sendiri. Penderitaan fisik-Nya sangat hebat. Mereka bahkan mencabuti janggut diwajah-Nya. Tapi kita tidak pernah mendengar Tuhan Yesus mengeluh karena siksaan tersebut.

Sebaliknya, puncak dari kesakitan -Nya dan penderitaan-Nya adalah ketika Ia berkata, "Allah-Ku, Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku?" Puncak penderitaan yang sebenarnya bagi Yesus adalah ketika “ditinggalkan Allah dan dibiarkan sendiri.” Ini jauh lebih menyakitkan daripada duri dan tombak dan paku dan cambuk dan ludah dan lain sebagainya--ditinggalkan Allah.

Mengapa Roh Allah harus pergi? Sebab kalau tidak demikian Yesus tidak akan pernah bisa mati; dan ini adalah keharusan/ cawan pahit yang harus diterima oleh Yesus bahwa Dia harus mati sebagai “kurban” atas dosa-dosa manusia.

Oleh karena keterpisahan itu, kita telah ditebus oleh Kristus. Setiap kita yang percaya padaNya dan mengaku Yesus adalah Tuhan dan Juru Selamat, kita dipersatukan kembali dalam komuni yang kudus dengan Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Amin.

Daftar Nama ALLAH

Daftar nama Allah dalam bahasa Ibrani

Dalam bahasa Ibrani, Allah disebut dengan berbagai cara:

  • Adonai, Allah yang Perkasa
  • El, Allah yang Kuat
  • Elohim, Sang Pencipta yang Maha Kuasa
  • Elyon, Allah yang Maha Tinggi
  • Elohe Yisrael, Allah Israel
  • El Olam, Allah yang Kekal
  • El Roi, Allah yang Melihat
  • El Shaddai, Allah yang Maha Perkasa
  • Immanuel, Allah bersama kita
  • Yehova, AKU adalah AKU
  • Yehova Jireh, Allah akan mencukupi
  • Yehova Mekaddishkem, Allah yang menyucikan
  • Yehova Nissi, Allah adalah Panjiku
  • Yehova Rapha, Allah yang menyembuhkan
  • Yehova Sebaoth, Allah Bala Tentara
  • Yehova Shalom, Allah sumber damai
  • Yehova Shammah, Allah hadir
  • Yehova Tsidkenu, Allah keselamatan kita
  • Yah/YHWH, AKU, Allah yang tidak pernah berubah, Allah yang swa-ada

1. Nama-nama Allah

Di antara nama-nama Allah dalam bahasa Ibrani, tujuh nama digunakan secara sangat hati-hati, terutama oleh para penulis:

  • Adonai
  • El
  • Elohim
  • Ehyeh-Asher-Ehyeh
  • Shaddai
  • YHWH
  • YHWY Tzevaot/Sebaoth

1. 1. Adonai

Adonai dapat berarti Allah yang Perkasa dalam bahasa Indonesia

1. 2. Ehyeh-Asher-Ehyeh

Di dalam bahasa Indonesia, frase yang terdapat pada Keluaran 3:14 ini diterjemahkan menjadi AKU ADALAH AKU atau AKULAH AKU. Frase ini adalah frase yang paling terkenal dalam Alkitab.

1. 3. El

El dapat berarti Allah yang kuat dalam bahasa Indonesia

1. 4. Elohim

Elohim dapat berarti Sang Pencipta yang Maha Kuasa dalam bahasa Indonesia

1. 5. Shaddai

El Shaddai dapat berarti Allah yang Maha Perkasa dalam bahasa Indonesia

1. 6. Yah

YahAKU, Allah yang tidak pernah berubah, Allah yang swa-ada. Nama Yah tersusun dari dua huruf pertama pada tetragrammaton YHWH. Nama ini sering muncul dalam nama orang, seperti nama Elia. Istilah haleluya juga mengandung unsur ini.

1. 7. YHWH Tzevaot/Sebaoth

Yehova Sebaoth dapat berarti Allah Bala Tentara dalam bahasa Indonesia

1. 8. Shalom

Yehova Shalom dapat berarti Allah sumber damai dalam bahasa Indonesia


Yesus dan Bahasa Ibrani

YESUS DAN BAHASA IBRANI

Banyak orang menganggap bahwa Yesus berbahasa Ibrani, jadi Yesus menyebut Allah Bapa sebagai ‘Yahweh.’ Suradi Ben Abraham dalam traktatnya menyebut bahwa “Orang Yahudi dari zaman dahulu berbahasa Ibrani, lihat saja bahasa orang Yahudi sekarang di Israel.” Ia juga mengatakan bahwa bahasa Ibrani adalah bahasa yang hidup yang dipakai terus menerus sejak zaman Musa, 3500 tahun yang lalu. Ada juga pendapat bahwa Alkitab Perjanjian Baru bahasa aslinya ditulis dalam bahasa Ibrani, sedangkan Alkitab naskah Yunani koine adalah terjemahan dari bahasa Ibrani, demikian juga ada yang mengatakan bahwa dalam Alkitab berkali-kali disebut bahwa Yesus berbahasa Ibrani dan pada waktu ia berada di Sinagoge, ia membaca kitab Yesaya dalam bahasa Ibrani (Luk.4:16-20). Benarkah Yesus berbahasa Ibrani?

Biasanya klaim-klaim yang menyebut bahwa Yesus berbahasa Ibrani berasal dari kelompok ABA (Asal Bukan Allah) yang banyak diantaranya berasal dari Agama Islam yang beranggapan bahwa: “Al-Quran diturunkan dari surga dalam bahasa Arab, jadi bahasa Arab adalah bahasa surgawi.” Pandangan ini kemudian diteruskan setelah terpengaruh Yudaisme dan menganggap bahwa: “Tenakh (PL) diturunkan dari surga dalam bahasa Ibrani, jadi bahasa Ibrani adalah bahasa surgawi.”

Sayang pernyataan dogmatis demikian tidak didukung kenyataan sejarah, sebab sekalipun saat ini orang Yahudi di Israel berbahasa Ibrani, kita melihat dalam sejarah perkembangannya, bahasa Ibrani berkembang melalui berbagai tahap, jatuh-bangun sebagai bahasa percakapan, terpengaruh bahasa lingkungan, dan bentuk bahasa Ibrani yang sekarang digunakan di Israel berbeda dengan bahasa Ibrani tahap-tahap sebelumnya.

Tenakh (Kitab Suci Ibrani yang diterima Kristen sebagai Perjanjian Lama) berbicara mengenai sejarah orang Ibrani, nama yang biasa dikaitkan dengan nama ‘Eber,’ cucu Arphaksad, anak Sem (Kej.10:21-25), jadi orang Ibrani termasuk rumpun Semitik. Namun perlu disadari bahwa bahasa Ibrani sepanjang sejarahnya mengalami lima tahap perkembangannya yang utama, yaitu: (1) Ibrani Kuno; (2) Ibrani Kitab Suci; (3) Ibrani Mishnah; (4) Ibrami Para Rabi; dan (5) Ibrani Modern yang digunakan sekarang.

Menarik untuk mengamati bahwa bahasa ‘Ibrani Kuno’ sebagai bagian rumpun bahasa Semitik mulai kelihatan jejaknya sebagai bahasa tulisan pada abad-11sM, dan ternyata bukan berasal dari surga tetapi berasal dari bahasa Kanaan dan Amorit (band.Yes.19:18):

“Bahasa Ibrani adalah cabang dari bahasa Kanaan dan Amorit, atau lebih tepat Kanaan dan Amorit adalah dialek-dialek nenek moyang yang melalui percampuran keduanya pertumbuhan bahasa Ibrani dapat dijelaskan.” (Interpreter’s Dictionary of the Bible, vol.2, 552).

Bahasa Ibrani tulisan kuno ini menggunakan aksara Kanaan yang terdiri dari 22 huruf, hanya terdiri dari huruf mati (konsonan), dan ditulis dari kanan ke kiri tanpa jarak antar kata. Jejaknya masih kelihatan dalam kitab Sastra dalam Tenakh. Kitab-Kitab Tawarich, Ezra-Nehemia, Kidung Agung, Pengkotbah dan Ester menunjukkan bentuk bahasa Ibrani yang lebih lanjut yang dipengaruhi bahasa Aram dan disebut bahasa ‘Ibrani Kitab Suci’ yang berkembang sekitar tahun 500-200sM. (Kitab Esra sebagian ditulis dalam bahasa Aram, dan Ezra membaca Taurat diterjemahkan ke dalam bahasa Aram - Neh.8:2-9. Yer.10:11 dan Dan.2:4b-7:28 juga ditulis dalam bahasa Aram pula)

Kemudian, setelah semua kitab Tenakh ditulis, bahasa ini berkembang menjadi bahasa ‘Ibrani Mishnah’ yang berkembang dari sekitar tahun 200sM s/d 600M. Bahasa ini berbeda dengan Ibrani Kitab Suci dalam kosakata, tatabahasa, bentuk-bentuk pengungkapan, bahkan ejaan yang disebabkan kebingungan karena abjad Ibrani hanya terdiri dari konsonan, karena itu pengaruh kosakata lingkungan mudah masuk dan bahasa Ibrani dipengaruhi bahasa dan meminjam banyak kosa kata bahasa hidup masa itu, yaitu Aram, Yunani dan Latin (Romawi). Penemuan Qumran yang dari masa ini menunjukkan bahwa bahasa ini berbeda dengan bahasa yang digunakan Tenakh Masoret yang tertua yang berasal dari sekitar tahun 1000M.

Ibrani Mishnah kemudian disusul ‘Ibrani Para Rabi’ sekitar abad-6 s/d abad-19M yang masih bercirikan bahasa tulisan tetapi sudah mengalami perkembangan dan dipengaruhi bahasa Arab sejalan dengan pendudukan Yerusalem oleh kesultanan Arab. Bahasa Ibrani baru mengalami kebangunan kembali pada abad-19 dalam bentuk ‘Ibrani Modern’ sejalan dengan kebangkitan nasionalisme Yahudi/Zionisme dimana bahasa ini digunakan secara aktif sebagai bahasa percakapan sebagai perekat bangsa Yahudi. Bahasa inilah yang kita jumpai di Israel sekarang.

Sebagai ‘bahasa tulisan’ (bahasa mati), bahasa Ibrani berkembang terus dalam penulisan kitab suci, tetapi sebagai ‘bahasa percakapan’ (bahasa hidup) mengalami pasang surut karena tiadanya vokal, itulah sebabnya bahasa ini rentan terpengaruh bahasa lingkungan sebagai bahasa percakapan seperti Aram, Yunani, dan Arab. Pada masa Yesus hidup bahasa Aram dan Yunanilah yang digunakan sebagai bahasa percakapan, sebab sejak ekspansi Iskandar Agung pada abad-4sM, bahasa Yunani sangat berpengaruh di Palestina dan sekitar Laut Tengah, sehingga pada abad itu Tenakh atas restu Imam Besar Eliezer di Yerusalem yang mengirimkan 70 tua-tua Israel ke Alexandria di Mesir untuk menerjemahkan Tenakh ke dalam bahasa Yunani (Septuaginta/LXX). Sebagai bahasa tulisan suci, bahasa Ibrani digunakan para rabbi di Bait Allah, tetapi dalam ibadat di Sinagoge dan percakapan di kalangan rakyat, bahasa Yunani dan Septuaginta, dan Aramlah yang digunakan. Pada masa ini Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani Koine.

“Di tanah Palestina sendiri bahasa Aramlah yang menjadi bahasa sehari-hari sejak abad IV/III sM; bahasa Ibrani lama-kelamaan hanya dipakai seabagai bahasa suci dan bahasa agama.” (D.C.Mulder, Pembimbing ke dalam Perjanjian Lama, 214)

Lalu bagaimana dengan sebutan ‘bahasa Ibrani’ di atas kayu salib dan beberapa ayat lainnya? Sebenarnya terjemahan ‘bahasa Ibrani’ dalam ayat-ayat itu kurang tepat, mengingat bahasa asli Yunaninya ditulis ‘hebraisti’ (lidah orang Ibrani, Yoh.19:20;5:2;Yoh.20:16;Why.9:14;16:16), atau ‘hebraidi dialekto’ (dialek Ibrani; Kis.21:40-22:2;26:14) yang menunjuk pada bahasa Aram. Contoh jelas arti ini bisa dilihat dari nama-nama bahasa Aram yang menyusul, seperti Betesda (Yoh.5:2), Rabuni (Yoh.20:16), Apolion (Why.9:11), Harmagedon (Why.16:16).

“Bahasa ibu orang Yahudi Palestina di waktu itu adalah Aram. Sekalipun para Rabi dan Ahli-Kitab masih menggunakan bahasa Ibrani klasik Perjanjian Lama, untuk mayoritas umat ini adalah bahasa mati. ... barangkali karena rasa bangga yang salah, dan kemungkinan besar karena tidak dapat membedakan ketepatan ilmiah, bahasa Aram secara populer disebut sebagai bahasa ‘Ibrani’. ... Bahasa percakapan umum semitik orang Yahudi Palestina pada waktu Yesus hidup adalah Aram.” (The Interpreters Bible, Vol.7,43).

Yesus pada abad pertama tidak berbicara dalam bahasa Ibrani tetapi bahasa Aram, bahkan ketika membaca kitab Yesaya di sinagoge, ia membaca Septuaginta, bukan Tenakh Yahudi. Itulah sebabnya kita melihat adanya perbedaan kata-kata teks Luk.4:18-19 (dari Septuaginta) dengan Yes.61:1-2 (terjemahan Tenakh Masoret). Teks Masoret adalah salinan Tenakh Yahudi yang dikerjakan oleh keluarga Masoret, teks tertua yang ditemukan berasal dari sekitar tahun 1000M, teks inilah yang dijadikan dasar Tenakh Yahudi sekarang ini dan juga digunakan umat Kristen dalam terjemahan Perjanjian Lama.

“Bagian terbesar kutipan ini berasal dari teks Yes.61:1-2 dari LXX, ‘Merawat orang-orang yang remuk hati’ adalah sumber peninggalan naskah Lukas yang terbaik, ‘untuk membebaskan orang-orang tertindas’ berasal dari teks LXX dari Yes.58:6.” (The Interpreters Bible, Vol.8, 90-91).

“Septuaginta adalah Alkitab yang digunakan oleh Yesus dan para rasul. Sebagian besar kutipan Perjanjian Lama dalam Perjanjian baru dikutip langsung dari Septuaginta, sekalipun itu berbeda dengan teks Masoret.” (Geisler & Nix, A General Introduction to the Bible, 254).

Memang sekarang sudah ada Alkitab Perjanjian Baru yang ditulis dalam bahasa Ibrani, tetapi itu adalah hasil terjemahan Lembaga Alkitab Israel pada tahun 1970 dari bahasa aslinya Yunani.

Kita dapat melihat bahwa Yesus selagi hidup di dunia pada abad pertama tidak berbicara bahasa Ibrani melainkan bahasa Aram dan Yunani, dan Alkitab Perjanjian Baru tidak menunjukkan bahwa Yesus pernah menyebut nama ‘Yahweh’ dalam bahasa Ibrani. Di kayu salib Yesus berseru dalam bahasa Aram memanggil Bapa: “Eloi-Eloi, lama sabhaktani” (Mrk.15:34), Ini dalam PL bahasa Ibrani ditulis: “Eli-Eli lamah azavtani.” (Mzm.22:2).

Bahasa Ibrani

Bahasa Ibrani

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Ibrani (עברית [I'vrit])
Dituturkan di: Israel
Jumlah total penutur: 5,1 juta jiwa
Urutan ke: tidak di peringkat 100 besar
Rumpun Bahasa
Klasifikasi:
Afro-Asia

Semitik
Bahasa Kanaanit
Ibrani

Status resmi
Bahasa resmi: Israel
Diatur oleh: Akademi Bahasa Ibrani
Kode Bahasa
ISO 639-1 he
ISO 639-2 heb
SIL HBR

Bahasa Ibrani adalah sebuah bahasa Semitik dari cabang rumpun bahasa Afro-Asia yang merupakan bahasa resmi Israel, dan dituturkan sebagian orang Yahudi di seluruh dunia. Selama 2.500 tahun, bahasa Ibrani hanya dipakai untuk mempelajari Alkitab dan Mishnah saja, ritual, dan doa-doa. Bisa dikatakan bahasa ini merupakan bahasa liturgis saja, mungkin bahkan sebuah bahasa mati. Tetapi pada akhir abad ke-19 dan permulaan abad ke-20, bahasa ini lahir kembali menjadi sebuah bahasa sejati dengan para penuturnya. Bahasa ini lalu menggantikan bahasa Arab, bahasa Ladino, bahasa Yiddish dan lain sebagainya sebagai bahasa utama kaum Yahudi sedunia dan di negara Israel kemudian hari.

Bahasa Ibrani merupakan salah satu dari dua bahasa resmi Israel. Bahasa resmi lainnya adalah bahasa Arab. Dalam bahasa Ibrani sendiri, bahasa ini disebut עברית, atau I'vrit (lafaz: [ivr\it] atau [ibr\it]).

Bahasa Ibrani mirip sekali dengan bahasa Aram dan juga masih mirip dengan bahasa Arab. Bahkan kosakata Ibrani modern, banyak pula meminjam dari bahasa Arab.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Sejarah

Peta komunitas penutur Ibrani seluruh Dunia.

Sebagai warganegara Ibrani merujuk kepada Bani Israel purba, tetapi sebagai bahasa Ibrani merujuk kepada salah satu dari beberapa dialek bahasa Kanaan.

“Bahasa Ibrani adalah cabang dari bahasa Kanaan dan Amorit, atau lebih tepat Kanaan dan Amorit adalah dialek-dialek nenek moyang yang melalui percampuran keduanya pertumbuhan bahasa Ibrani dapat dijelaskan.” (Interpreter’s Dictionary of the Bible, vol.2, 552).

. Ibrani (Israel) dan Moabit (Yordan) bisa disebut dialek Kanaan Selatan sedangkan Fenisia (Libanon) bisa disebut dialek Kanaan Utara. Bahasa Kanaan dekat berhubungan dengan Aram dan juga dengan bahasa Arab Selatan-Tengah dalam kadar lebih sedikit. Manakala dialek Kanaan lain telah punah, bahasa Ibrani terus hidup. Ibrani berkembang sebagai bahasa tuturan di Israel dari abad ke-10 SM hingga masa sebelum Zaman Bizantium pada abad ke-3 atau ke-4 Masehi. Selepas itu bahasa Ibrani diteruskan sebagai bahasa kesusasteraan hingga Era Moden sebagai bahasa tuturan pada abad ke-19.

Bahasa Ibrani mengalami lima tahap perkembangan yang utama[1], yaitu:

  1. Ibrani Kuno (sebelum 500 SM)
  2. Ibrani Kitab Suci (~500-200 SM; mis. di kitab Ezra, Nehemia, Ester)
  3. Ibrani Mishnah (~200 SM - 600 M; mis. gulungan naskah Qumran)
  4. Ibrani Para Rabi (~600-1800 M)
  5. Ibrani Modern (abad ke-20 hingga sekarang)

[sunting] Huruf-huruf Ibrani

Huruf Nama bunyi transliterasi
א Alef /'/
ב Beth /b/ /v/ b
ג Gimmel /g/ g
ד Dalet /d/ d
ה He /h/ h
ו Waw /v/ v
ז Zayin /z/ z
ח Kheth /x/ kh
ט, Thet /t/ t
י Yod /y/ y
ך כ Kaf /k/ /kh/ k
ל Lamed /l/ l
ם מ Mem /m/ m
ן נ Nun /n/ n
ס Sammeg /s/ s
ע 'Ain /?/ '
ף פ Pe /p/ /f/ p
ץ צ Tsade /ts/ ts
ק Qaf /q/ q
ר Resy /r/ r
ש Syin /sy/ /s/ sy
ת Taf /t/ t

Abjad Ibrani terdiri dari 22 huruf. Abjad Ibrani pada bagan di atas hanya terdiri dari konsonan saja (juga termasuk huruf alef dan ayin). Karena teks Ibrani kuno hanya ditulis dalam bentuk konsonan saja (tanpa vokal), maka pelafalannya didasarkan pada tradisi lisan yang turun-temurun dari generasi ke generasi. Sistem penulisan vokal baru muncul sekitar tahun 500 M sampai 1000 M. Sistem penulisan vokal ini diadakan dengan tujuan untuk melestarikan tradisi lisan tersebut. Teks Ibrani kuno yang tanpa vokal tersebut disebut 'teks tanpa titik'. Gulungan-gulungan yang terdapat di sinagoge-sinagoge dewasa ini ditulis dengan tidak membubuhkan vokal sebagaimana kebanyakan buku-buku, majalah-majalah dan surat-kabar-surat-kabar yang dicetak dalam huruf Ibrani modern. Penulisan yang dibubuhi vokal sangat besar manfaatnya bagi para pemula yang belajar bahasa Ibrani.

[sunting] Dialek dalam bahasa Ibrani

Terdapat dua jenis tradisi pelafalan bahasa Ibrani, yaitu tradisi pelafalan sefardis dan tradisi pelafalan askenas. Tradisi pelafalan sefardis saat ini dipakai oleh orang-orang Yahudi di Eropa Barat dan juga menjadi pelafalan resmi negara Israel modern. Sedangkan tradisi pelafalan askenas sampai saat ini dipakai oleh perkumpulan-perkumpulan ibadah Yahudi di Eropa Timur. Contoh perbedaan dari kedua pelafalan tersebut di atas sebagai berikut:

Sefardis : Wa'ani tfilati lekha hasyem et ratson ...

Askenas : Wa'ani sfilosi lekho hasyem es rotson ... (Mazmur 69:14)

[sunting] Lihat pula

[sunting] Harakat-harakat

1. qamats (ָ), patah (ַ), hataf patah (ֲ) dibaca a.

2. tserey (ֵ), segol (ֶ), hataf segol (ֱ), syewa (ְ), rafe (ֿ) dibaca e.

3. hiriq (ִ) dibaca i.

4. holam (ֹ), hataf qamats (ֳ), meteg (ֽ) dibaca o.

5. syureq (ּ), qubbuts (ֻ) dibaca u.

6. dagesy (ּ) -khusus huruf bet (ב), jika diberi tanda dagesy, maka lafalnya v mendekati b-.

[sunting] Cara Membaca Tulisan Ibrani

B'RESHIT (KEJADIAN) 1:1 (link: http://www.mechon-mamre.org/p/pt/pt0101.htm)

בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ

kata pertama: בְּרֵאשִׁית

בְּ = huruf bet (ב) ada tanda sheva (ְ) yaitu e dan tanda dagesh (ּ) yaitu penekanan ('), maka dibacanya be' (e yang ditekan menjadi è atau seperti beruk)..

רֵ = huruf resh (ר) ada tanda tsere (ֵ) yaitu e, maka dibacanya re..

א = huruf alef tanpa tanda, mati..

שִׁ = huruf shin (ש) ada tanda titik khusus shin (ׁ) dan tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibacanya sy'i...

י = huruf yod, maka dibaca y -disambung sy'i, maka menjadi syi'y)..

ת = huruf tav, maka dibaca t -disambung sy'iy, maka menjadi sy'iyt-..

jadi:

בְּרֵאשִׁית dibaca "be'resy'iyt"..

kata kedua: בָּרָא

בָּ = huruf bet (ב) ada tanda dagesh yaitu penekanan (') dan tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca b'a..

רָ = huruf resh (ר) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca ra..

א = huruf alef tanpa tanda, mati..

jadi:

בָּרָא dibaca "b'ara"..

kata ketiga: אֱלֹהִים

אֱ = huruf alef (א) ada tanda hataf segol (ֱ) yaitu e, maka dibaca e..

לֹ = huruf lamed (ל) ada tanda holam (ֹ) yaitu o, maka dibaca lo..

הִ = huruf he (ה) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca hi..

י = huruf yod, maka dibaca y -disambung hi, maka dibaca hiy-..

ם = huruf akhiran mem dibaca m -disambung hiy, maka dibaca hiym-..

jadi:

אֱלֹהִים dibaca "elohiym"..

kata keempat: אֵת

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tsere (ֵ) yaitu e, maka dibaca e..

ת = huruf tav dibaca t -disambung e, maka dibaca et-..

jadi:

אֵת dibaca "et"..

kata kelima: הַשָּׁמַיִם

הַ = huruf he (ה) ada tanda patah (ַ) yaitu a, maka dibaca ha..

שָּׁ = huruf shin (ש) ada 3 tanda, tanda titik khusus shin (ׁ), tanda dagesh (ּ) yaitu penekanan (') dan tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca sy'-a (bacanya double koma atas -benar-benar ditekan-)..

מַ = huruf mem (מ) ada tanda patah (ַ) yaitu a, maka dibaca ma..

יִ = huruf yod (י) ada tanda hiriq (ִ) yaitu i, maka dibaca yi..

ם = huruf akhiran mem, maka dibaca m -disambung yi, maka menjadi yim-..

jadi:

הַשָּׁמַיִם dibaca "ha sy'a-mayim"..

huruf keenam: וְאֵת

וְ = huruf vav (ו) ada tanda sheva (ְ) yaitu e, maka dibaca be (ditulis latinnya ve)..

אֵ = huruf alef (א) ada tanda tsere (ֵ) yaitu e, maka dibaca e..

ת = huruf tav dibaca t -disambung e, maka dibaca et-..

jadi:

וְאֵת dibaca "b'et" (ditulis v'et)..

huruf ketujuh: הָאָרֶץ

הָ = huruf he (ה) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca ha..

אָ = huruf alef (א) ada tanda qamats (ָ) yaitu a, maka dibaca a (dalam penulisan Ibrani ke latin, tidak ada double huruf vokal, maka harus dipisah dengan tanda strip (-), jadi ha'a..

רֶ = huruf resh (ר) ada tanda segol (ֶ) yaitu e, maka dibaca re..

ץ = huruf akhiran tsadi, maka dibaca ts -disambung re, maka dibaca rets-..

jadi:

הָאָרֶץ dibaca "ha'arets"

MAKA:


בְּרֵאשִׁית, בָּרָא אֱלֹהִים, אֵת הַשָּׁמַיִם, וְאֵת הָאָרֶץ

DIBACA:

"be'resy'iyt b'ara elohiym ha sy'a-mayim b'et ha'arets"

(kesulitan dalam membaca tulisan dalam Bahasa Ibrani adalah banyaknya huruf yang mirip dan harakatnya yang banyak)

[sunting]

Rencana Keselamata dari ALLAH

RENCANA KESELAMATAN ALLAH YANG SEDERHANA

Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini. Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali. Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Pertama

Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. "... manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. ". . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya..... " (Imamat 17 : 11). "...tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibrani 9 : 22). "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).

Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, "...sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis 17:30).

Kedua

Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :..... Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat..... "

Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya " (Yohanes 1:12).

"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga

Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : ... Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. " Berdoalah :

"Ya Allah,
aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.
Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikan
aku waktu Dia mati di kayu salib.
Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,
kematian-Nya,
penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.
Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.
Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,
pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,
karena rahmat dan anugerah-Mu.
Amin."

Terimalah Firman Allah dan dapatkanlah keselamatan daripada-Nya dengan iman. Percayalah, maka Anda akan diselamatkan. Bukan gereja, perkumpulan atau pun perbuatan-perbuatan baik yang menyelamatkan Anda. Ingatlah, hanya Allah yang dapat melakukan karya keselamatan, secara menyeluruh! Rencana keselamatan Allah yang sederhana adalah: Anda orang berdosa.

Keempat

Apabila Anda tidak percaya dalam Yesus yang telah mati menggantikan Anda, pasti Anda akan tinggal untuk selama-lamanya di dalam neraka. Jika Anda percaya kepada-Nya sebagai Juruselamat yang telah disalibkan, dikuburkan serta dibangkitkan, Anda menerima pengampunan atas segala dosa dan karunia keselamatan kekal karena iman. Anda berkata, "Tidak mungkin semudah itu !" Ya, memang semudah itu ! Ini sesuai Alkitab. Ini adalah rencana Allah.

Hai kawan, percayalah pada Yesus dan terimalah Dia sebagai Juruselamat-mu hari ini juga. Kalau rencana-Nya masih belum jelas bagi Anda, bacalah tulisan ini berulang-ulang tanpa berhenti sampai Anda mengerti. Jiwa Anda lebih berharga daripada seluruh dunia. "Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya?" (Markus 8 : 36). Anda harus benar-benar pasti akan keselamatan pribadi ini. Apabila Anda kehilangan jiwa, Anda akan kehilangan surga dan kehilangan segala-galanya. Saya mohon dengan sangat, biarkanlah Allah selamatkan Anda saat ini juga! Kuasa Allah akan menyelamatkan Anda, tetapkan keselamatan Anda dan mungkinkan Anda untuk hidup sebagai orang Kristen yang selalu menang atas pencobaan.

Kelima

"Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya." (1 Korintus 10:13).

Jangan tergantung pada perasaan Anda. Perasaan itu selalu berubah. Berdirilah pada janji-janji Allah. Janji-janji Allah tidak pernah berubah. Setelah Anda selamat, ada tiga hal yang perlu dilakukan setiap hari untuk pertumbuhan iman:

Berdoa-Berbicara kepada Allah. Bacalah Alkitab-Biarkan Allah berbicara. Bersaksi-Anda berbicara bagi Allah.

Anda perlu dibaptis sesuai kepatuhan Anda pada Tuhan Yesus Kristus sebagai kesaksian pada khalayak ramai atas keselamatan Anda, dan kemudian bergabung secepatnya dengan gereja yang menjunjung tinggi Alkitab sebagai Firman Allah. "Jadi janganlah malu bersaksi tentang Tuhan kita. ....... " (2 Timotius 1 : 8).

"Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga" (Matius 10:32).

Rencana Keselamatan Yang dari ALLAH

RENCANA KESELAMATAN ALLAH YANG SEDERHANA

Hai Kawan! Saya akan mengajukan pertanyaan yang paling penting di dalam kehidupan ini. Kebahagiaan dan kesusahan Anda dari sekarang sampai selama-lamanya akan bergantung pada jawaban Anda. Pertanyaannya adalah: Apakah Anda sudah diselamatkan? Ini bukan pertanyaan tentang perbuatan baik Anda, bukan juga apakah Anda anggota gereja, tetapi apakah Anda sudah diselamatkan? Apakah Anda yakin akan masuk surga setelah meninggal dunia. Allah mengatakan bahwa untuk dapat masuk ke surga, Anda harus dilahirkan kembali. Dalam Yohanes 3:7, Yesus berkata kepada Nikodemus, "Kamu harus dilahirkan kembali." Dalam Alkitab, Allah memberikan rencana bagaimana caranya untuk dapat dilahirkan kembali yang berarti diselamatkan. Rencana-Nya sangat sederhana! Anda dapat diselamatkan hari ini juga. Bagaimana caranya? Pertama-tama kawanku, Anda harus sadar bahwa Anda adalah orang berdosa. "Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah" (Roma 3:23). Karena Anda adalah orang berdosa, Anda dipastikan akan mengalami maut. "Sebab upah dosa ialah maut" (Roma 6:23).

Pertama

Ini artinya pemisahan kekal dari Allah di dalam neraka. "... manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi" (Ibrani 9 : 27). Tetapi Allah sangat mengasihi Anda, Dia telah memberikan Anak-Nya yang tunggal, Yesus, untuk menanggung dosa Anda dan mati untuk Anda. ". . . Dia (Yesus) yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah" (2 Korintus 5 : 21). Yesus harus meneteskan darah-Nya dan mati. "Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya..... " (Imamat 17 : 11). "...tanpa penumpahan darah tidak ada pengampunan" (Ibrani 9 : 22). "Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa" (Roma 5:8).

Meskipun kita tidak dapat mengerti bagaimana caranya, Allah berkata bahwa dosa-dosa saya dan Anda telah dibebankan pada Yesus dan Ia mati untuk kita. Dia dijadikan pengganti kita. Ini adalah kebenaran. Allah tidak dapat berbohong, Kawanku, "...sekarang Allah memberitakan kepada manusia, bahwa di mana-mana semua mereka harus bertobat" (Kis 17:30).

Kedua

Pertobatan ini adalah perubahan cara berpikir di mana seseorang mengaku dan setuju bahwa ia orang berdosa di hadapan Allah dan mengaku serta menerima apa yang telah dilakukan Yesus di atas kayu salib untuk kita semua. Dalam Kisah Para Rasul 16 : 30-31, penjaga penjara Filipi bertanya kepada Paulus dan Silas :..... Tuan-tuan, apakah yang harus aku perbuat supaya aku selamat?" Jawab mereka : Percayalah kepada Tuhan Yesus Knstus dan engkau akan selamat..... "

Percayalah pada-Nya sebagai seseorang yang telah menanggung dosa-dosa Anda, dan mati menggantikan Anda, dikuburkan, dan dibangkitkan kembali oleh Allah. Kebangkitan-Nya memastikan bahwa orang percaya dapat yakin akan kehidupan kekal saat menerima Yesus sebagai Juruselamat. "Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya " (Yohanes 1:12).

"Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan" (Roma 10:13). Barangsiapa dalam kutipan di atas termasuk Anda. Akan diselamatkan bukan berarti mungkin, atau dapat, tetapi pasti diselamatkan.

Ketiga

Tentu Anda sadar bahwa Anda seorang berdosa. Saat ini juga, di manapun Anda berada, bertobatlah, angkatlah hatimu pada Allah dalam doa. Dalam Lukas 18 :13, seorang yang berdosa berdoa : ... Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini. " Berdoalah :

"Ya Allah,
aku tahu bahwa aku adalah orang berdosa.
Aku percaya bahwa Yesus telah menggantikan
aku waktu Dia mati di kayu salib.
Aku percaya bahwa penumpahan darah-Nya,
kematian-Nya,
penguburan-Nya dan kebangkitan-Nya adalah untuk aku.
Sekarang aku menerima-Nya sebagai Juruselamat-ku.
Terima kasih atas pengampunan dosa-dosaku,
pemberian keselamatan dan kehidupan yang kekal,
karena rahmat dan anugerah-Mu.
Amin."